Pernyataan Fedel Castro:”Osama Bin Leaden Adalah Agen CIA yang Membantu Bush Meneror Dunia”

Website Wikileaks belakangan ini merupakan website yang sangat populer akibat dari ulahnya membocorkan data militer Amerika Serikat. Wikileaks mengatakan memo dinas rahasia Pusat Intelijen AS atau CIA yang menyebutkan dugaan keterlibatan Amerika dalam kegiatan “mengekspor terorisme” terungkap ke publik. Demikian dirilis situs whistle blower, Wikileaks, Kamis (26/8).

Dalam situsnya, Wikileaks memuat sebuah laporan dokumen tertanggal 2 Februari silam berjudul
CIA Red Cell Memorandum on United States “exporting terrorism”, 2 Feb 2010

yang mengajukan pertanyaan hipotesis mengenai dampak jika warga AS ditemukan beroperasi melakukan aksi terorisme di luar negeri. Dokumen tersebut merujuk kasus David Headley, pria kewarganegaraan Pakistan-Amerika yang mendalangi serangan Mumbai di India, 2008 silam. Serta, Baruch Goldstein, ekstremis Yahudi yang menewaskan puluhan orang Palestina di Hebron, 1994 lalu.

“Washington bisa kehilangan pengaruh jika terbukti melakukan aksi terorisme, terutama kelompok negara sekutu,” ungkap laporan itu.

Namun, juru bicara CIA Marie Harf membantah tudingan tersebut. Harf mengatakan laporan tersebut hanya sebagai strategi intelijen yang biasa digunakan organisasi “think thank” intelijen Red Cell.

Selasa lalu, WikiLeaks sempat mengancam membocorkan data penting milik CIA walaupun terus mendapat tekanan dan kecaman Washington dan Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon. Tapi, situs whistle blower itu bersikeras memiliki hak “kebebasan berbicara” sebagaimana dilindungi konstitusi AS.

Belum lagi pernyataan pembocoran Rahasia milik amerika mantan presiden kuba Mantan Presiden Kuba Fidel Castro mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mendukung wikileaks. Castro mengatakan pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden adalah agen badan intelijen Amerika Serikat (CIA).

Bin Laden selalu dipanggil dan dibayar tiap kali mantan Presiden AS George W Bush membutuhkannya. Menurut Castro, Bush membutuhkan Bin Laden untuk menakut-nakuti dunia.

Castro mengaku mengetahui hal ini setelah membaca dokumen yang diposting di ‘Wikileaks’. Dia juga menuduh Bin Laden bekerja untuk gedung putih. “Bush selalu didukung oleh Bin Laden, dia adalah bawahan Bush,” kata Castro.

Menurut Castro, setiap saat Bush ingin menebar rasa takut dan membuat pidato soal itu, Bin Laden akan muncul dan mengancam orang dengan sebuah cerita tentang apa yang dia lakukan.

Castro juga mengatakan ribuan halaman dokumen rahasia milik pemerintah Amerika yang dimuat di Wikileaks itu juga menunjukkan siapa pemimpin Al Qaeda yang benar-benar bekerja.

Castro membuat pernyataan ini setelah bertemu dengan Daniel Estulin, penulis tiga buku tentang rahasia Bilderberg Club, sebuah klub rahasia yang memanipulasi ekonomi dan sistem politik. Anggota klub ini bekas Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Henry Kissinger, pejabat eropa terkemukan dan para eksekutif bisnis.

Kalau kita lihat dan berpikir secara logika kemungkinan hal tersebut ada benarnya faktanya sampai sekarang pemimpin alkaidah osama bin leaden belum berhasil di taklukan oleh Amerika dala kenyataan operasi besar-besaran sama sekali tidak bisa menaklukan orang no 1 alkaidah ini

Sumber :

Komentar ditutup.